Kamis, 18 September 2014

Perawatan Wajah Berminyak





          Risiko wajah berminyak adalah wajah penuh dengan jerawat sehingga pemilik wajah berkulit kering boleh sedikit lega.  Minyak pada wajah ini sebenarnya adalah reaksi tubuh untuk melindungi kelemBapan kulit kita (kulit kita emmiliki Ph 5,5 – 7,0) dan melindungi kulit kita dari kotoran yang menempel pada saat kita beraktivitas.
Minyak yang berlebih memudahkan kumpulan kotoran dari sel-sel kulit mati dan debu yang lengket sehingga menyumbat saluran keluar kelenjar keringat, padahal kita ketahui bahwa saluran keringat dan saluran kelenjar minayk memiliki tempat pengeluaran yang sama yaitu pori-pori kulit, sementara itu pori-pori kita terdapat bakteri, sisa kosmetik yang kita pakai dan sisa hasil ekskresi (zat sisa) yang tentunya jika tersumbat menyebabkan toksin bagi kulit kita.
           Jadi kiat untuk mengendalikan minyak yang over ini amat penting dalam penanganan jerawat (kulit berminyak) sehingga kita perlu mengetahui dasar-dasar perawatan kulit berminyak

Perawatan dasar kulit wajah terdiri atas empat basis.
Pertama adalah cleanser, ke dua sabun, ke tiga toner dan terakhir adalah pelembab.
1) cleanser (pembersih) berfungsi untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada kulit kita sekaligus sisa kosmetik yang kita pakai sebelumnya
2) sabun. Sabun yang dipakai disarankan yang terbuat dari bahan herbal (bahan dasar sabun baik minyak atau lemak tidak berpengaruh) karena herbal itu aman dan tidak berbahaya bagi kulit kita. Sabun disini difungsikan untuk menormalkan jumlah bakteri dikulit kita (bukan membunuh bakteri)
3) toner (vitamin tambahan) berfungsi memberikan tambahan vitamin agar erlihat sehat bagi kulit kita (Vit E)
4) pelembab. Difungsikan untuk melembabkan kulit. Saya pribadi tidak menyarankan bagi anda yang memiliki wajah berminyak untuk memakai pelembab karena sebenarnya kulit anda sudah ada pelembabnya sendiri (minyak)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar